Diduga Pekerjaan Jembatan Di Desa Ulak Lebar Kec.Pino Gunakan Dana Ganda.

  • Whatsapp

BongkarFakta.id Bengkulu Selatan –

Pemerintah tak bosan – bosannya mensosialisasikan agar penerapan anggaran harus berhati hati, tepat sasaran, jangan sampai terjadi pemborosan terlebih saat ini pandemi Covid-19 sedang melanda yang berdampak dengan perekonomian ditengah Masyarakat.ss

Namun entah apa yang menjadi, acuan pada pembangunan Jembatan di Desa Ulak Lebar Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan. Yang mana jembatan yang baru saja selesai dikerjakan oleh Pemerintah Desa Ulak Lebar dengan dana Rp.20.047.500 menggunakan dana Desa tahun 2021. Yang dikerjakan TPK Desa Ulak Lebar. Namu ada kejanggalan dengan pengerjaan ini. Sebab terjadi dikerjakan kembali oleh BKAD Ulak Lebar melalui dana Pisew yang dikucurkan dari Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Direktoral Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bengkulu.

Jembatan Bangunan Desa Sebelum Dibangun Kembali Oleh BKAD Ulak Lebar

Fasilitator Pisew Desa Ulak Lebar saat dikompirmasi terkait dugaan adanya tumpang tindih anggaran pada pembangunan Jembatan Ulak Lebar menyatakan, bahwa Jembatan tersebut dikerjakan oleh Desa “benar pekerjaan itu dikerjakan Desa menggunakan anggaran Desa” tutur Fasilitator.

Kepala Desa Ulak Lebar Heri saat dikonfirmasi menjelaskan “saya tidak tau kenapa mereka bangun kembali yang pasti pekerjaan kita sudah selesai seratus persen menggunakan dana Desa, nanti saya tanyakan kembali dengan mereka” jelas kades.

Jembatan Setelah Dibangun BKAD Ulak Lebar

TPK Desa Junaidi Imran yang menangani pekerjan jembatan saat dikonfirmasi menjelaskan “kami mengerjakan lantai jembatan, kami yang duluan bekerja sebelum BKAD Ulak Lebar, terkait tiang jembatan itu tiang lama karena pekerjaan kami bunyinya peningkatan” jelas Junaidi.

Diki selaku penggiat anti korupsi Kabupaten Bengkulu Selatan angkat bicara terkait apa yang terjadi pada pekerjaan Jembatan Desa Ulak Lebar “ini mestinya harus jelas siapa yang ngerjakan pakai anggaran mana, soalnya ini dikerjakan dengan bersamaan ini sudah pemborosan, kalau memang Desa yang mengerjakan menggunakan dana Desa dengan anggaran yang lumayan besar bentuknya bagaimana, demikian juga dengan BKAD Ulak Lebar Jembatan ini baru selesai dikerjakan kenapa harus dikerjakan lagi kembali, dana mana yang digunakan kalau memang tidak dianggarkan di Pisew” tegas Diki.

Tambah Diki “kalau memang Jembatan yang dibangun oleh Pemdes Ulak Lebar sebelum dikerjakan BKAD Ulak Lebar sudah seratus persen alangkah besarnya dana yang digunakan Pemdes Ulak Lebar dua puluh juta lebih, sebab pada pekerjaan jembatan tersebut menggunakan tiang jembatan lama yang sebelumnya sudah ada” jelas Diki.

Papan Merek Peningkatan Jembatan Desa Ulak Lebar.

Diki berharap agar kiranya pihak terkait baik Inspektorat Kabupaten Bengkulu Selatan dapat melakukan kroscek yang benar pada pembangunan Jembatan Desa Ulak Lebar, demikian juga dengan pihak Cipta Karya Balai agar melakukan pemeriksaan langsung kelapangan hasil pekerjaan BKAD Ulak Lebar sebab pada pekerjaan ini Disinyalir ada saling bantu biaya pembangunan antara Pemerintah Desa dengan BKAD Ulak Lebar Kecamatan Pino, jangan sampai Masyarakat dirugikan” tutup Diki

Dengan adanya berita ini diterbitkan kiranya pihak terkait jangan sampai kebobolan dalam menerima hasil pekerjaan tersebut, hal ini dapat merugikan bagi Masyarakat terkhusus Masyarakat Ulak Lebar, sebab pada pekerjaan yang Disinyalir Tumpang Tindih ini diduga kuat timbulkan kerugian Negara.

Hingga berita ini diterbitkan konfirmasi dengan pihak terkait lainnya sedang diupayakan. (Sg)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *