PBB DPC TAPUT : Judi Meja Tembak Ikan dan Togel Marak Di Taput Sangat Merugikan Masyarakat Tapanuli Utara.

  • Whatsapp

 

BongkarFakta.id-Taput
Setelah dua kali Organisasi masyarakat Pemuda Batak Bersatu menyurati Kapolres Tapanuli Utara tentang penutupan praktik perjudian ilegal Togel dan Meja Tembak Ikan yang marak di Tapanuli Utara namun sampai berita ini diterbitkan praktik perjudian itu masih berjalan.

Hal inilah yang dikawatirkan Ormas PBB DPC Tapanuli Utara jika Polisi tidak segera menindak tegas Para Bandar Judi Togel dan Meja Tembak Ikan maka hal ini akan merugikan masyarakat Tapanuli Utara.

“ Judi Meja Tembak Ikan dan Togel yang sudah marak di Tapanuli Utara sangat merugikan masyarakat Tapanuli Utara. Contohnya di kampung saya Kecamatan Sipahutar dimasa anak anak belajar jarak jauh malah main judi Tembak ikan. Ini sangat mental generasi muda sekarang.” Jelas ketua PBB TAPUT Pangeran Simanjuntak saat diwawancara awak media Bongkarfakta.id (08/04/21)

Pangeran juga menjelaskan bahwa mereka kecewa kepada aparat penegak hukum yang sampai sekarang terkesan tutup mata atas praktik judi ilegal yang marak di Taput. Pangeran Simanjuntak juga berharap kepada aparat penegak Hukum untuk segera mengusut dan menangkap bandarnya supaya praktik perjudian ini segera selesai untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat yang sudah kecanduan main judi tembak ikan dan togel dimasa pandemi Covid-19 ini.

Bongkarfakta.id mencoba menghubungi pihak POLRES TAPUT lewat Wa, untuk melakukan konfirmasi tentang tindakan dan langkah apa yang akan, dan yang sudah ditempuh untuk menyelesaikan kasus maraknya praktik perjudian di wilayah hukumnya.
“ Terimaksih infonya Pak … saya teruskan ke Kasat reskrim yg membidangi fungsi reserse kriminal utk menindak lanjuti hal ini. ” Jawab KAPOLRES TAPUT, AKBP Moh Saleh SIK., MH.

Harapan dari Organisasi Pemuda Batak Bersatu DPC Tapanuli Utara kepada Polres Tapanuli Utara untuk segera nenindak tegas pelaku khususnya bandar meja tembak ikan dan judi togel demi terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat di Tapanuli Utara.(Timbul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *